Riset & Pengembangan

Lembaga Riset yang Bekerjasama

Dalam kegiatan Research & Development atau Riset & Pengembangan produk, Nano Bio secara resmi telah bekerjasama dengan beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia yang berkompeten pada bidang pertanian dan didukung oleh laboratorium dan studi penelitian.
Berikut adalah penelitian-penelitian R&D Nano Bio di sejumlah Perguruan Tinggi di Indonesia :

  1. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Malikussaleh Aceh, tentang “Aplikasi Pupuk Hayati Teknologi Nano Pada Tanaman Cabai di Lahan Terdampak dan Tidak Tedampak Tsunami Aceh.”
  2. Kepala Badan Pengkajian Lahan dan Pengembangan Wilayah Fakultas Pertanian Universitas Riau, tentang “Pengujian Lapangan Aplikasi Pupuk Hayati Majemuk Cair pada Tanaman Menghasilkan Kelapa Sawit di Lahan Gambut.”
  3. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas IBA Palembang, tentang “Kajian Efektifitas  Pupuk Hayati Majemuk Cair Terhadap Pupuk Dasar pada Pertumbuhan  dan Produksi Kedelai (Glycine max (L.) Merr].”
  4. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas IBA Palembang, tentang “Kelayakan Usaha Tani Komoditi Kedelai dengan Pengaplikasian Nano Bio di Kota Palembang Provinsi Sumatra Selatan.”
  5. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Koprasi Unit Desa (KUD)  Permata Kabupaten Banyuasin  Sumatra Selatan, tentang” Aplikasi Pupuk Hayati Majemuk Cair pada Tanaman Kelapa Sawit Menghasilkan  di Kabupaten Banyuasin  Sumatra Selatan.”
  6. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Surya Dharma Bandarlampung, tentang “Efektivitas Pupuk Hayati Nano Bio pada Tanaman Sorgum [Sorghum bicolor (L.) Moench] untuk Mendapatkan Biomasa Tinggi dan Pakan Ternak Bermutu di Lampung.”
  7. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Bengkulu, tentang  “Pengujian Lapangan Aplikasi Pupuk Hayati Majemuk Cair pada Tanaman Wortel (Daucus carota L.) di Curup, Kabupaten Rejang Lebong.”
  8. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Program Studi Agroteknologi Universitas Bangka Belitung, tentang “Pengujian Nano Bio untuk Perbaikan Sifat Fisik dan Kimia Berbagai Komposisi Media Tanam Tailing Bekas Penambangan Timah (Jagung sebagai tanaman indikator).”
  9. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Fakultas Pertanian Universitas Djuanda Bogor, tentang “Respon Tanaman Jagung Semi Terhadap Pemberian Pupuk Hayati Majemuk Cair.”
  10. Team Research and Development Nano Bio Indonesia, tentang ” Efektifitas Pupuk Majemuk Hayati Cair (NANO BIO) Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Padi (Oriza sativa L.) di Desa Cirumput Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.”
Zach Zenner Jersey